Wednesday, August 3, 2011

Memperingati Hari Anak 2011

Hallo semua!
Tahu kan, Hari Anak Nasional jatuh setiap tanggal 23 Juli? Meski HAN jatuh pada tanggal 23 Juli, peringatan HAN kemarin ini diselenggarakan pada hari Minggu, 17 Juli 2011 di Kebun Raya Bogor. Nah, anak-anak Terminal Hujan juga ga mau kalah dalam memeriahkan momen satu tahun sekali ini :)

Acara peringatan HAN di kota Bogor ini diselenggarakan oleh Lembaga Perlindungan Anak Kota Bogor, dibantu oleh para pengajar Terminal Hujan dan voluntir dari SMAN 1 Bogor, serta bekerja sama dengan pemerintah Kota Bogor.

Acara peringatan HAN dihadiri oleh sekitar 300 peserta anak dari berbagai kalangan: anak-anak Terminal Hujan, SLB, anak-anak dari perumahan Budi Agung, pondok persantren, dan sebagainya. Dalam acara ini diadakan lomba-lomba di berbagai cabang.

1. Lomba kesenian

Pada lomba ini, peserta lomba menampilkan pembacaan puisi, nyanyi, menari, dan pencak silat. Juri dari Lomba kesenian adalah pengajar Terminal Hujan, Dhany dan Sela.


anak-anak yang mengikuti lomba kesenian

2. Lomba gambar
Lomba gambar merupakan lomba yg paling banyak diikuti oleh peserta. Hal ini menunjukkan minat anak-anak dalam menggambar ternyata sangat besar ya! Dijurikan oleh pengajar Terminal Hujan, Indah, dan voluntir alumni SMAN 1 Bogor, Litia. Anis dari Terminal Hujan berhasil mendapatkan juara ke-3 lho! Hebat ya :D

para peserta lomba menggambar

serius sekali ya menggambarnya, hihi


3. Lomba MC
Para peserta lomba MC pastinya diuji kepiawaiannya dalam bicara di depan umum, sekaligus menjadikan ajang ini sebagai latihan menjadi presenter. Juara pertama dari lomba ini mempraktekan kemampuan memimpin acara di depan teman-teman yg lain. Juri lombanya adalah pengajar Terminal Hujan, Ira. Oya, Terminal Hujan kembali menyumbang pemenang di posisi ke-3, yakni adik kita, Virda. Selamat! :D

4. Lomba Doa dan Pildacil
Juri dari lomba ini adalah pengajar Terminal Hujan, Qorry, dan voluntir dari alumni SMAN 1 Bogor, Marista Gilang. Pemenang pertama lomba pildacil menampilkan kemampuannya dalam berceramah di depan seluruh peserta, dan pemenang pertama lomba membaca doa membacakan doa penutup di akhir acara.
Pemenang lomba pildacil: Norisa Nur Fadilah
Pemenang lomba membacakan doa: Arifin

para peserta lomba doa dan pildacil


5. Diskusi Anak
Pada diskusi anak, dirumuskan beberapa ide anak terkait masalah anak yg terjadi. Ada beberapa poin yang menjadi rumusan hasil diskusi tersebut terkait dengan masalah pendidikan, kesehatan, sosial, dan jam kerja anak, yang kemudian disampaikan kepada Bapak Edgard sebagai perwakilan dari Bapak Walikota Bogor.

peserta diskusi anak sedang menyampaikan aspirasinya


Setelah semua lomba selesai, semua pemenang lomba pun diberikan penghargaan yang disampaikan oleh Bapak Edgard dan didampingi oleh Umi Awan.

para pemenang berfoto bersama Pak Edgard. senyum semuanyaaa!

Sesi terakhir dari acara ini adalah penyampaian seluruh aspirasi anak dari seluruh peserta kepada Bapak Edgard. Poin-poin yang disampaikan adalah:


  1. Mengapa pendidikan yang katanya telah gratis tapi dirasakan masih mahal. Beberapa peserta bahkan bercerita bahwa mereka harus mengamen dan berusaha sendiri untuk membayar biaya sekolah.
  2. Mengapa biaya pengobatan bagi kaum yg tidak mampu masih mahal. Sering terjadi kasus dimana RS menolak untuk menerima pasien dari kalangan yg kurang mampu.
  3. Ada beberapa sekolah yang menolak siswa tuna netra. Sudah beberapa sekolah dicoba, namun hasilnya nihil. Lalu kemana mereka harus sekolah?
  4. SMP Luar Biasa Tunas Kasih 2 memohon agar mendapatkan alat bantu dengar serta pelatihan keterampilan bagi siswa yang memiliki kekurangan secara fisik.

Semua poin aspirasi diterima oleh Bapak Edgard, dan Bapak Edgard akan menyampaikannya kepada Bapak Walikota Bogor. Beliau pun mengatakan bahwa pemerintah kota juga akan terus berusaha memenuhi semua kebutuhan warganya.

Acara terakhir dari peringatan Hari Anak Nasional ini menampilkan persembahan dari Adik-Adik Terminal Hujan yang menyanyikan lagu “Satu Nusa Satu Bangsa” dan “Laskar Pelangi”, serta puisi “Indonesiaku” yang dibawakan oleh Anis. Semua anak bergembira karena mereka mendapat kesempatan untuk menampilkan kemampuan mereka serta menyampaikan aspirasi-aspirasinya. Semoga dengan diadakannya acara ini, anak-anak (di Bogor khususnya) bisa mendapatkan ruang untuk berekspresi dan mendapatkan hal-hal yang menjadi hak mereka dengan lebih baik.




saatnya beraksi

Salam Terminal Hujan J

No comments:

Post a Comment